« Kembali
Jajanan Sekolah Mengandung Borak
Ubah Kebiasaan Anak Jajan Sembarangan
Jajanan dengan berbagai jenis bentuk dan warna dikemas menarik untuk memikat anak-anak.
Petti Lubis
Kamis, 11 Juni 2009, 15:01 WIB
  (Corbis)
  (Corbis)

VIVAnews - Ditemukannya kandungan zat berbahaya dalam jajanan anak yang dijual di sejumlah sekolah Dasar di Depok, tentu membuat para ibu resah.  Hasil uji sampling menunjukkan 30 persen jajanan mengandung borak, 3 persen mengandung formalin, serta 6 persen mengandung rodamin dan siklamat. Sampel diuji berdasar enam parameter yakni formalin, borak, rodamin, metamin yellow, siklamat dan bakteri.

Jajanan dengan berbagai jenis bentuk dan warna memang dikemas secara menarik untuk memikat anak-anak. Akibatnya, mereka tak kandungan gizi atau bahkan jajanan itu berbahaya bagi kesehatan.

Bagi Anda, orang tua yang selalu memberi uang jajan kepada buah hati, sebaiknya mulai mengerem kebiasaan ini.  Dari pada memberikan uang jajan kepada anak, Anda dapat memberikan penggantinya dalam bentuk bekal makanan sebab jajanan yang belum tentu terjamin nutrisi dan kebersihannya.

Tahukah Anda, berdasarkan hasil survei Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada 2007, dari 4.500 sekolah di Indonesia ada 45 persen jajanan yang dijual di sekitar sekolah tercemar bahaya pangan mikrobiologis dan kimia.

Bahaya utama berasal dari cemaran fisik mikrobiologi dan kimia seperti pewarna tekstil. Jenis jajanan berbahaya ini meliputi makanan utama, makanan ringan, dan minuman.

Untuk mencegah kebiasaan jajan anak harus dimulai dari pola makan keluarga, antara lain:
- Membuat bekal makanan yang tidak kalah enak dari jajanan yang dapat dibeli di luar rumah.
- Biasakan anak untuk sarapan pagi sebelum sekolah.

- Sebagai upaya preventif, anak harus dikenalkan pada pola makan sehat dan orangtua harus dapat dijadikan contoh atau panutan. Tidak ada gunanya melarang anak jajan kalau orangtuanya juga sering jajan dengan alasan tidak sempat memasak karena kesibukannya.

- Ajak buah hati membuat penganan di rumah. Dari sini Anda akan tahu makanan apa yang menjadi favoritnya, dan cocok untuk bekalnya ke sekolah.

- Tegas membatasi permintaan anak untuk jajan. Caranya, membatasi uang jajan mereka dan frekuensi jajan. Misalnya anak-anak hanya boleh jajan hari Sabtu atau Minggu.

• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com