VIVALIFE

Tiga Penyebab Tubuh Cepat Melar

Anda tak perlu mati-matian menghindari makanan berlemak.
Kamis, 5 September 2013
Oleh : Wuri Handayani, Marlina Irdayanti
Lemak bukan satu-satunya penyebab kegemukan.
VIVAlife - Banyak remaja dan orang dewasa berusaha menerapkan pola makan rendah lemak untuk tetap langsing dan sehat. Tapi ternyata, makanan rendah lemak tak menjamin Anda langsing.

Menurut Pakar Gizi dari Institut Pertanian Bogor Prof Ali Khomsan, pada dasarnya ketika membicarakan kegemukan atau obesitas, lemak bukan satu-satunya persoalan. Sebab, kegemukan juga bisa karena kalori yang bersumber pada karbohidrat dan protein.

"Gaya hidup masyarakat sekarang, membuat mereka akhirnya memiliki banyak pilihan makanan. Hal itu yang sering tidak terkontrol," ujar Prof Ali pada VIVAlife.

Berikut sumber kalori penyebab kegemukan seperti diungkap Prof Ali Khomsan.

Karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti nasi, kentang, gandum, dan roti merupakan sumber energi cadangan. Otot-otot tubuh dapat menyimpan jenis karbohidrat yang disebut glikogen. Setiap gram glikogen yang disimpan setara dengan sekitar 3 gram air.

Tetapi jika diikuti dengan latihan fisik atau olahraga, kelebihan karbohidrat akan terbuang. Disaat yang sama, tubuh juga akan mengalirkan kelebihan cairan yang tersimpan. 

"Karbohidrat itu memberikan kontribusi dua kali lebih tinggi menyebabkan kegemukan dibandingkan lemak," ujar Prof Ali. 

Lemak

Pendapat bahwa lemak menyebabkan kegemukan, itu benar. Tapi bukan berarti tubuh lantas tidak membutuhkan lemak. Karena pada dasarnya tubuh tetap membutuhkan kandungan lemak sekitar 70 gram setiap harinya. 

"Intinya adalah seberapa besar porsi yang dikonsumsi. Jadi kita tidak bisa hanya menyalahkan salah satu makanan saja," ujarnya. 

Protein

Saat menghindari makanan berlemak dan karbohidrat, seseorang cenderung mengonsumsi  protein sebagai pengganti. Namun menurut Prof Ali, protein juga dapat menyebabkan kegemukan.

Telur misalnya, mengandung protein  tinggi yang juga dapat menyebabkan gemuk jika dikonsumsi secara berlebih. Begitupun dengan kacang dan susu. 

"Misalnya, daging sapi itu kan kandungan proteinnya tinggi. Orangt-orang akan memanggangnya untuk menghindari minyak. Namun sebenarnya jika dikonsumsi terlalu sering pun juga bisa sebabkan gemuk," ujarnya. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER