VIVALIFE

Keluarga Lega Penuhi Keinginan Kris Biantoro

Kris ingin menyatu dengan alam sebagai tanda cintanya pada Indonesia.
Kamis, 15 Agustus 2013
Oleh : Desy Afrianti, Marlina Irdayanti
Jasad Kris Biantoro dikremasi

VIVAlife - Proses kremasi dan larung jenazah artis lawas Kris Biantoro selesai dilaksanakan hari ini, Kamis, 15 Agustus 2013. Proses kremasi dilakukan siang tadi setelah sebelumnya dilakukan upacara pelepasan atau misa di kediaman almarhum, Kompleks Bukit Permai, Cibubur, Jakarta Timur pukul 07.30 WIB.

Jenazah kemudian dibawa ke Krematorium Oasis Lestari, Tangerang, Banten untuk dilakukan kremasi pukul 11.30, hingga akhirnya abu jenazah dilarung di laut Tanjung Pasir sore tadi.

Kremasi dan tabur abu di laut memang permintaan Kris sebelum menghembuskan napas terakhirnya. Menurut penuturan putra almarhum, Arto, ayahnya ingin menyatu dengan alam sebagai tanda cintanya pada Indonesia. Keinginan tersebut sempat membuat anak kedua almarhum ini bingung.

"Sempat ada pertanyaan, nanti kalau nyekar ke mana ya. Kalau dimakamkan kan saya tahu harus ke mana, tapi kalau ini jadi merasa bapak seperti ada di mana-mana," ujar Arto saat ditemui di Tanjung Pasir, Tangerang, Banten.

Arto mengaku dia sempat syok melihat sang ayah dikremasi. Sebab dia belum pernah melihat proses kremasi sebelumnya. Namun setelah seluruh proses selesai dilaksanakan, ia lega dan ikhlas melepas kepergian ayah tercinta.

Dia bahagia melihat almarhum pergi dengan cara yang indah. "Rasanya plong. Tadi lihat Mami juga mukanya senang, bahagialah," ujarnya. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER