VIVALIFE

Kelainan Tulang Belakang, Bayi Ini Punya Ekor

Meski ditumbuhi ekor, pertumbuhan sang bayi cukup baik.
Minggu, 23 Juni 2013
Oleh : Lutfi Dwi Puji AstutiAnda Nurlaila (Bogor)
Bayi kembar siam di China (ilustrasi)

VIVAlife - Seorang bayi laki-laki berusia tujuh bulan asal China, Xiao Wei, memiliki kelainan tulang belakang. Akibatnya, di bagian belakang tubuhnya terdapat tulang belakang yang tumbuh menyerupai ekor dan terus bertambah panjang.

Seperti diberitakan Daily Mail, kondisi tersebut terjadi akibat kelainan bernama spina bifida yang dia derita. Ibunya, Chen Wei, dari Guangdong di China bagian Selatan meminta agar ekor tersebut diangkat. Namun, dokter bedah menyatakan hal tersebut tak mungkin dilakukan, setidaknya dalam waktu dekat.

"Kami meminta ahli bedah untuk menghilangkan ekornya, tetapi mereka memberi tahu kami bahwa kondisinya tidak sesederhana itu."

Spina bifida atau 'perpecahan tulang' adalah kesalahan pada pertumbuhan tulang belakang yang meninggalkan celah di bagian tulang belakang.

Pada bulan pertama kehidupan di rahim, tubuh janin mengembangkan struktur tabung saraf. Inilah yang kemudian membentuk sistem tulang belakang dan saraf. Namun, pada kasus spina bifida, spinal column--tulang yang mengelilingi dan melindungi saraf--tidak menutup sepenuhnya.

Walaupun penyebab pastinya tak diketahui, beberapa faktor penyebabnya antara lain adalah kekurangan asam folat di awal kehamilan. Dari beberapa jenis spina bifida, Xiao menderita myelomeningocele, varian paling serius dari kondisi tersebut. Pada banyak kasus, operasi bisa menutup cacat, tapi kerusakan sistem saraf biasanya sudah terjadi, termasuk kelumpuhan dan inkontinensia.

Ahli bedah Huang Chuanping mengatakan operasi pemotongan ekor tak akan berhasil, karena ekor Xiao bakal kembali tumbuh. Karena itu, ahli bedah perlu memperbaiki kanal tulang belakang awal. "Pertumbuhan Xiao cukup baik, dan sekarang ukuran tulang belakangnya mencapai 10 cm," ucapnya.

Dia menambahkan, "Jika kami memotongnya, ekor itu akan tumbuh lagi. Kami perlu memperbaiki kanal tulang belakang awal untuk menghentikan ekornya tumbuh kembali." (kd)

 

TERKAIT