« Kembali
VIDEO: Telisik Keunikan Gereja Bawah Tanah
Penambang memahat dinding, membuat relief megah.
Wuri Handayani, Shalli Syartiqa
Senin, 8 April 2013, 11:29 WIB
Katedral Zipaquira (Srikanth Jandhyala/Flickr)
Katedral Zipaquira (Srikanth Jandhyala/Flickr)

VIVAlife - Katedral Zipaquirá merupakan nama katedral bawah tanah yang dibangun dalam terowongan tambang garam. Letaknya di kota Zipaquira, Cundinamarka, Colombia. Meskipun tidak begitu spektakuler seperti tambang garam Wieliczka di Polandia, bangunan ini menjadi tujuan wisata terpopuler. Menjadi tempat ziarah sekaligus pusat keagamaan umat Katolik.
 
Pahatan dan lorong yang berliku, menurun melewati 14 kapel kecil. at mereka, yang selama bertahun-tahun hidup dalam lorong bawah tanah. Sebelum memulai penambangan, biasanya mereka berdoa terlebuh dahulu di katedral ini.


Tahun 1950 mereka mengembangkan katedral lebih besar. Memahat dinding dengan relief megah, pencahayaan maksimal, koridor-koridor, dan interior lebih mewah. 

Hingga Katedral Zipaquira ini dianggap sebagai salah satu prestasi  seni paling menonjol di Colombia. Katerdral inipun dibuka sebagai tujuan wisata tahun 1995 dan diberi gelar sebagai bangunan dengan arsitektur permata. 

***
Untuk merencanakan wisata hemat keliling Indonesia klik gonla.com
• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com