« Kembali
Pro Kontra Kedekatan Artis dan Guru Spiritual
Mengapa mereka ke sana?
Wuri Handayani, Maya Sofia, Beno Junianto, Stella Maris
Jum'at, 5 April 2013, 22:27 WIB
Adi Bing Slamet, tinggalkan guru spiritual karena kecewa. (Profil Adi Bing Slamet)
Adi Bing Slamet, tinggalkan guru spiritual karena kecewa. (Profil Adi Bing Slamet)

VIVAlife - Raut wajah Adi Bing Slamet tampak emosional setiap kali menyebut nama Eyang Subur. Dalam salah satu tayangan infotainment, mantan penyanyi cilik era 1980-an ini, bahkan sempat berurai air mata.

Sosok pria yang menjadi panutannya selama 16 tahun tersebut, membuatnya kecewa. Adi merasa Eyang Subur telah menjerumuskan dirinya ke jalan sesat.

Putra maestro lawak Indonesia, Bing Slamet ini pun menuturkan, banyak kejanggalan yang diajarkan pria 80 tahun itu. "Mana ada yang mengajarkan kita mabuk-mabukan, menjauh dari agama. Kita di sana nggak dapat bimbingan yang baik," ujar Adi.

Perkenalan Adi dan Eyang Subur terjadi pada tahun 1995, oleh perantara seorang teman. Mulanya, ia tak tertarik menemui pria paruh baya tersebut. Namun, rasa penasaran membuat Adi memutuskan untuk menyambangi Eyang Subur. Saat itu, ia kebetulan tengah membutuhkan nasihat dari sosok orang tua. "Niat awal ke Subur itu hanya mencari peran pengganti ayah. Niat kita nggak pernah jelek awalnya," ucapnya. 

Seiring waktu, peran Eyang Subur tak hanya sebagai sosok yang dituakan. Melainkan juga sebagai guru spiritual, begitu Eyang Subur biasa disebut oleh para pengikutnya.  

Selama 'berguru' ke Eyang Subur, Adi tak pernah menemukan keanehan. Ia menilai setiap perkataan yang terlontar dari sang guru spiritual baik adanya. Namun, hubungan keduanya mulai renggang ketika Adi mulai menekuni lebih dalam tentang agama yang dianutnya. 

Tudingan demi tudingan yang memojokkan Eyang Subur membuat kerabat dekatnya gerah. Salah satunya Eyang Sigit. Ia membantah klaim Adi Bing Slamet. "Coba diingat-ingat lagi Di, apa yang sudah Eyang Subur kasih ke kamu. Kok kamu masih menjelek-jelekkan dia saat ini," ujar Sigit.

Karier Mulus, Asmara Lancar

Hubungan Eyang Subur dan Adi Bing Slamet ini mengingatkan kembali kedekatan beberapa pesohor dengan guru spiritualnya masing-masing. Ki Joko Bodo, salah satu guru spiritual yang juga banyak didatangi artis hingga pejabat mengungkapkan bahwa rata-rata para publik figur itu tidak memiliki kepercayaan diri yang kuat untuk menjalani karier mereka sendiri.

"Nggak pede. Mereka datang minta kekuatan agar kariernya cemerlang," ujar Ki Joko Bodo.

Tanpa menyebut nama, pemilik Istana Wong Sintinx ini mengatakan lebih dari 90 persen dari mereka yang datang berubah nasibnya. Pekerjaan menjadi lancar, karier cemerlang, dan asmara mulus.

Pria kelahiran Singaraja ini juga tak membantah dirinya memasang tarif untuk praktik spiritualnya. Namun, dia tidak menerapkan ini pada pelanggan dari kelas bawah. "Baru tiga tahun ini, saya nggak mikirin lagi biayanya. Karena yang penting mereka senang dan tidak kapok datang ke saya," ujarnya.

Tapi tidak jarang ia juga menerima komplain dari 'pasiennya'. Salah seorang pasien sempat ngambek karena kariernya mandek di tengah jalan."Soal gagal ya pasti ada, karena saya kan hanya orang biasa, manusia biasa. Nggak bisa menjanjikan macam-macam," katanya.

Lain Ki Joko Bodo, lain juga Umi Nung. Wanita bernama asli Nuur Binti Muhammad Baabud ini menjadi guru spiritual dalan arti tempat curahan hati para artis. Sebut Kiki Amalia yang banyak berkonsultasi soal urusan rumah tangga.

Umi Nung yang sudah menganggap Kiki sebagai anaknya sendiri bahkan sempat emosi saat Kiki disebut sebagai wanita materialistis. "Saya sebagai guru spiritualnya tidak terima. Kiki anak yang baik dan sayang kepada orang yang lebih tua," ujar Umi Nung.

Selain Kiki, Maia Estianty juga menjadi murid Umi Nung. Maia, ujar Umi Nung lebih banyak berkonsultasi soal pria yang mendekatinya. "Saya hanya mendengarkan dan memberi masukan saja kepada Maia mana yang terbaik," ujar wanita yang mengaku pasiennya tidak hanya dari kalangan artis ini. 

Sebelum menjadi guru spiritual, Umi sebelumnya mengetuai majelis taklim Dzikir Salawat As Syifa. Di majelis yang didominasi banyak wanita, Umi menampung segala bentuk keluh kesah. Kata Umi, mereka merasa terbantu dengan nasihat dan masukan darinya. Ia pun menekankan kepada kliennya untuk lebih banyak beribadah.

Cari Keberanian

Sebenarnya perlukah peran guru spiritual dalam menjalani hidup. Hingga banyak yang justru membiarkan hidupnya didalangi oleh pihak lain. Mungkinkan menjalani hidup tanpa campur tangan guru spiritual?

Menurut psikolog Alissa Wahid, guru atau pembimbing spiritual memang diperlukan bagi sebagian orang. Namun kehadirannya dibutuhkan hanya untuk mencari serta membentuk keberanian.

"Keberanian ini terkait pada orang yang tak punya leadership, sulit hidup mandiri, dan kurang berwawasan. Biasanya merekalah yang membutuhkan figur pendamping. Namun sebenarnya tak melulu harus dengan pendamping spiritual," kata Allisa.

Pembimbing atau guru spiritual haruslah seseorang yang sudah matang secara spiritual. Bukan dengan mengandalkan klenik, bukan juga memberikan aji pengasihan.

"Guru spiritual tidak melawan rasionalitas, ia membantu memahami makna kehidupan," tambah Allisa.

Karakter diri menjadi hal yang ditekankan putri Abdurrahman Wahid ini. Ketika seseorang telah mengenal siapa dan seperti apa dirinya, maka mereka akan lebih mudah mencari guru atau pendamping.

Namun ketika telah mendapati pendamping yang tepat, Anda juga harus memiliki kekuatan diri. Bukan bergantung pada satu figur saja. Dengan kata lain, Anda harus tetap memperluas wawasan dengan cara belajar dari banyak sumber.

Lebih Percaya Dokter

Meski fenomena guru spiritual akrab di kalangan artis, tak semua menggunakan jasa ini. Dewi Perssik dan Nikita Mirzani misalnya. Soal mendongkrak kepercayaan diri mereka punya resep lain.

"Kalau aku sih nggak perlu santet atau susuk. kembali saja ke diri masing-masing," ujarnya Nikita. Ia sadar benar bahwa karier tak hanya tentang kemampuan tapi juga penampilan. Agar makin laris ia memilih mempercantik diri lewat permak tubuh. 

Niki, panggilan akrabnya tidak membantah dirinya pernah melakukan permak payudara agar tetap seksi setelah menyusui. ia bahkan rela merogoh kocek cukup mahal. "Waktu itu Rp70 juta kalau nggak salah," katanya.

Sama halnya dengan Nikita, Dewi Perssik atau kerap disapa Depe juga merasa perlunya menjaga tubuh dan wajah. "Pipi saya itu chubby, saya nggak suka. Saya ingin seperti model yang tirus. Jadi saya alihkan lemak di pipi saya ke bagian dagu supaya lebih menonjol," ungkapnya.

Menurut Depe,  ia tak pernah khawatir soal karier hingga harus mendatangi seorang guru spiritual. "Hidup ini mengalir saja. Saya hanya menjalankan yang saya bisa, nggak pernah tahu guru spiritual," ujarnya.

Depe hanya menganggap orangtua-nya saja yang patut disebut sebagai sosok guru spiritual. Ia juga menegaskan bahwa fondasi agama penting sebagai bekal menjadi keartisan. Jika sudah memiliki ini, mereka tak perlu mendatangi guru spiritual. 

• VIVAlife   |   Share :  
  • tuyulgaul
    06/04/2013
       Laporkan
    halah...masa sampe 17 tahun ditipu..?? gak mutu banget ne britanya, gak ada yg lain apa yg lbh penting dibahas...

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com