VIVALIFE

Dekati Target, Pemerintah Hentikan Penerbitan SUN

Sampai Oktober 2012 penerbitan surat utang sudah mencapai 99,31%.
Sabtu, 24 November 2012
Oleh : Nur Farida Ahniar, R. Jihad Akbar
Surat utang berdenominasi dolar [Foto ilustrasi]

VIVAnews- Pemerintah menghentikan penerbitan surat utang negara (SUN) tahun ini. Hal itu ditandai pembatalan rencana lelang penerbitan SUN yang dilakukan 27 November 2012.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sampai Oktober 2012 penerbitan surat utang ini sudah mencapai 99,31 persen. Secara netto telah terealisasi Rp158,50 juta dari yang ditargetkan sebesar  Rp159,60 juta.

Tingginya permintaan akan obligasi pemerintah, membuat penerbitan tersebut harus dihentikan, sehingga tidak melebihi target.

"Pembatalan tersebut diputuskan melalui beberapa pertimbangan, di antaranya perkembangan pasar SUN domestik dan realisasi penerbitan SBN," ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Utang (DJPU), kementerian Keuangan, Robert Pakpahan melalui siaran pers uang dikutip VIVAnews dari situs resmi DJPU, Sabtu 24 november 2012.

Perusahaan penjual yang menjadi mitra  pemerintah dalan penjualan SUN yang dibatalkan tersebut, yaitu, pertama dealer utama yang terdiri dari beberapa bank dan perusahaan sekuritas. Kedua, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia.

TERKAIT
TERPOPULER