VIVALIFE

Anggota DPR Main Game, Marzuki Serahkan ke BK

Ketua DPR usul menambah aturan main dalam kode etik anggota DPR.
Rabu, 24 Oktober 2012
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Nila Chrisna Yulika
Legislator main game saat Sidang Paripurna DPR

VIVAnews - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Marzuki Ali menyatakan Badan Kehormatan berwenang menilai apakah legislator main game saat Paripurna masuk kategori pelanggaran kode etik atau tidak. 

"Kami serahkan pada BK. Silakan BK mengevaluasi, apa itu perlu diberi peringatan," kata Marzuki di Gedung DPR, Rabu 24 Oktober 2012.

Dalam Rapat Paripurna yang membahas pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2013, Selasa kemarin, anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat Mayjen TNI Purn Salim Mengga terlihat sedang asik bermain game di Galaxy Note.

Marzuki menyayangkan kelakuan salah satu anggota satu partainya itu. Sebagai anggota dewan, seharusnya legislator mengikuti jalannya persidangan dengan baik. "Dalam sidang ada materi sidang yang kita diskusikan dan putuskan mengenai materi itu," kata dia. 

Dia mengakui, ada juga legislator yang tak serius mengikuti jalannya sidang dengan menelepon, SMS, main game. "Ada BMM, ada buka game beda tipis saja itu.  Yang beda besar kalau melihat (gambar) porno," kata Marzuki.

"Soal wajar enggak silakan ke BK. Apakah BBM-an, SMS-an, telepon ini wajar," lanjutnya.

Marzuki kemudian memberikan masukan pada BK untuk menambah pasal dalam tata tertib anggota dewan. Misalnya, jika sudah masuk ruang sidang, anggota tidak boleh BBM-an, SMS atau bertelepon.

"Ini kan masukan bagi BK untuk menertibkan anggota dengan menambah aturan main."

Salim Mengga sendiri sebelumnya sudah mengakui kesalahannya dan siap ditegur. “Itu memang salah. Jujur saja saya bosan dengan rapat itu. Banyak juga anggota lain yang pulang,” kata dia.(umi)

TERKAIT