« Kembali
Ingin Punya Anak Kembar
Apakah ada metodenya agar saya dapat mengandung anak kembar?
Petti Lubis
Rabu, 4 Maret 2009, 12:51 WIB
  (dok. Corbis)
  (dok. Corbis)

Tanya:
Saya (28) sedang menjalani program punya momongan. Keinginan terbesar saya adalah memiliki anak kembar. Apakah ada metodenya agar saya dapat mengandung anak kembar? Saya memiliki saudara kembar. Seberapa besar kemungkinan saya juga mempunyai anak kembar?

gixxx@gmail.com

Jawab:

Dewasa ini memang banyak kemudahan (yang ditunjang oleh teknologi) untuk dapat memenuhi keinginan pasangan untuk mendapatkan kehamilan kembar. Namun demikian, pada akhirnya tentu hanya Yang Maha Kuasa yang menentukan segalanya.

Mengingat Anda mempunyai keturunan kembar, maka kemungkinan terjadi kehamilan kembar lebih besar dibandingkan dengan pasangan lain yang tidak mempunyai keturunan kembar. Kehamilan kembar dapat pula terjadi pada ibu yang diberi obat pemicu tumbuh-kembang sel telur, karena adanya masalah pada fungsi indung telur (ovarium).

Pada kasus seperti ini, biasanya terjadi pematangan dan pelepasan sel telur lebih dari satu, yang kemudian dibuahi oleh lebih dari satu sel mani pula, hingga terjadi kehamilan kembar. Pembuahan dapat terjadi secara alami di dalam saluran telur, atau di laboratorium pada kasus bayi tabung.

Di Amerika, angka kehamilan kembar meningkat tajam (52%) dalam 20 tahun terakhir ini. Hal tersebut diduga akibat tingginya masalah infertilitas dan pemakaian obat pemicu ovulasi. Sembilan puluh empat persen dari kehamilan kembar tersebut merupakan kembar 2, dan 2/3 darinya adalah kembar non- identik (dizygote).

Kembar identik (monozygote) terjadi bila sebuah sel telur dibuahi oleh 1 sel mani dan kemudian tumbuh menjadi 2 embrio yang kelak akan serupa jenis kelamin dan golongan darahnya. Bayi hasil kembar identik ini mendapat ‘makanan’ dari satu plasenta (ari-ari) di dalam rahim.

Yang perlu Anda ketahui, dalam dunia kedokteran, kehamilan kembar merupakan salah satu kehamilan yang berisiko tinggi, sehingga memerlukan pengawasan ketat untuk menjamin kesehatan ibu dan janin-janinnya. Penelitian membuktikan bahwa seorang ibu yang mengalami kehamilan kembar mempunyai risiko lebih besar untuk menderita beberapa kelainan atau penyakit, dibanding ibu dengan kehamilan tunggal.

Penyakit atau kelainan tersebut antara lain adalah pre-eklampsi/eklampsi (penyakit dalam kehamilan yang ditandai dengan adanya hipertensi, pembengkakan, dan protein dalam urine), kekurangan darah (anemia) dengan segala komplikasinya, melahirkan bayi preterm (sebelum waktunya), adanya kelainan bawaan pada janin, dan perdarahan saat melahirkan.

Dalam batas tertentu, kelainan yang tidak diinginkan tersebut dapat dicegah dan didiagnosis sedini mungkin, asalkan si ibu teratur memeriksakan diri dan menjaga kesehatan selama hamil semaksimal mungkin.

• VIVAlife   |   Share :  
  • julyana.a.skm
    30/12/2011
       Laporkan
    apa ada cara lain,klo ingin punya bayikembar tp riwayat keluarga gak ada kembar,,heem tp kakek dan nenek qt adam hawa kn punya keturnan kembar hehe(canda), | via VIVAnews
  • Yaya
    07/08/2011
       Laporkan
    klo ingin punya anak kembar tapi g punya keturunan kembar sama sekali, kira2 bisa g ya.... | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com