« Kembali
Tersiksa, Orgasme 100 Kali Sehari
Hidupnya terkungkung kekhawatiran tak mampu mengendalikan rangsangan.
Pipiet Tri Noorastuti
Kamis, 30 Agustus 2012, 00:19 WIB
Kim Ramsey (huffington post)
Kim Ramsey (huffington post)

VIVAlife - Kim Ramsey, 44, merasa apatis dengan kehidupan seksualnya. Hanya sedikit gerakan panggul saat duduk, naik kereta api, atau melakukan pekerjaan rumah mampu membuatnya mengalami kenikmatan puncak. Ia bisa mengalami orgasme 100 kali sehari.

"Hubungan seksual tak lagi memberi kesenangan, tapi kecemasan intens dan rasa sakit," ujarnya, seperti dilansir Daily Mail. "Sangat menyiksa dan menyakitkan mengalami orgasme ganda selama berjam-jam bahkan berhari-hari tanpa henti."

Ramsey mulai menyadari gangguan seksual itu pada 2008. Usai berhubungan seksual dengan pasangannya. "Setelah bercinta aku masih mengalami orgasme selama empat hari. Aku berpikir aku gila," ujarnya.

Ia mencoba segala cara menghentikannya. Sia-sia. "Aku mencoba jongkok, menarik napas panjang, bahkan duduk di atas makanan beku, tapi aku masih tetap orgasme dan terangsang selama 36 jam. Aku bisa 200 kali orgasme dalam sehari saat itu. Sakit dan lelah membuatku sungguh tersiksa."

Wanita asal Hertfordshire, Inggris, yang kini menetap di New Jersey, Amerika Serikat itu merasa sulit menjalani kehidupan sehari-hari. Ia terkungkung dengan kekhawatiran tak mampu mengendalikan rangsangan seksual. Ia merasa tak lagi memiliki kontrol atas tubuhnya sendiri.

"Setiap hentakan atau getaran membuatku terangsang. Bayangkan ketika aku harus melakukan perjalanan dengan kereta api selama 40 menit. Tak ada yang bisa kulakukan selain menggigit bibir dan duduk di atas telapak tangan sambil berharap tak ada yang memperhatikanku," ucapnya.

Tak ada dokter yang bisa membantu mengatasi masalahnya. Kondisinya sangat langka dan sangat sedikit penelitian medis yang bisa memberikan solusi. "Saat mengutarakan gejala yang kualami, aku hanya mendapati ekspresi bingung bercampur kaget dari dokter," ujarnya. "Bahkan, ada yang menuduh saya sakit mental dan hanya membuat lelucon konyol."

Baru Juni, setelah bertemu Dr Robert Echenberg di sebuah pusat gangguan kesehatan wanita di Pennsylvania, ia menemui sedikit titik terang. Setidaknya mengetahui bahwa kondisinya memiliki istilah medis: Persistent Genital Arousal Disorder (PGAD),

PGAD merupakan sebuah kondisi tak terkontrol yang membuatnya bisa mengalami kenikmatan puncak tanpa melewati rangsangan seksual. Dokter yakin ini merupakan efek jatuh dari tangga pada 2001. Kecelakaan itu memicu kista Tarlov pada tulang belakangnya, yang merupakan asal titik orgasme.

Di tengah siksaan yang mendera, Ramsey terus memupuk harapan sembuh. (umi)

• VIVAlife   |   Share :  
  • lhiea
    05/11/2012
       Laporkan
    orgasme itu enak. tapi kalau berlebihan. bisa jadi bumerang tuch... yg wajar2 aja dech...
  • ranipancarani
    03/09/2012
       Laporkan
    Beyang deh stressnya..hadeuuhh
  • ign.p.sugiarta
    01/09/2012
       Laporkan
    yg beginian yg coment banyak WKWKWKWKW............ xD~
  • eka.darmawan2
    31/08/2012
       Laporkan
    kasian
  • dekwis
    30/08/2012
       Laporkan
    ternyata yang enak belum tentu menyenangkan. Dan yang menyenangkan pasti lah enak.
  • munajat.haha
    30/08/2012
       Laporkan
    enak donk
  • struggle more
berita terkait
  • Sakit Aneh, Penampilan Kulit Kepala Seperti Otak

  • Pakar: Orgasme Bisa Picu Kemarahan dan Depresi

  • Bangkitkan Gairah Bercinta dengan Makanan Pedas


Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com