VIVALIFE

Demokrat: Kasus Angie Libatkan Partai Lain

Demokrat tidak percaya golnya satu proyek di DPR hanya 'dimainkan' oknum satu partai saja.
Jum'at, 4 Mei 2012
Oleh : Ita Lismawati F. Malau, Ismoko Widjaya
Politisi Demokrat Angelina Sondakh terlilit kasus korupsi.

VIVAnews - Politisi Partai Demokrat Angelina Sondakh terseret kasus korupsi saat pembahasan anggaran di dua kementerian, suap Wisma Atlet SEA Games di Kementerian Pemuda dan Olahraga dan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional. Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsudin, menilai kasus-kasus tersebut melibatkan oknum legislator dari partai lain, tak hanya Angelina.

Didi menjelaskan, untuk menggolkan proyek yang beraroma korupsi tidak mungkin dilakukan oleh oknum dari satu partai saja, misalnya Demokrat. Sebab, jika hanya dimainkan oknum dari satu partai, anggaran proyek tersebut tidak mungkin disetujui.

"Karena tidak ada partai yang memiliki kekuatan lebih dari 50 persen. Jelas, untuk menggolkan proyek, harus minta dukungan oknum partai lain," kata Didi di Jakarta, Jumat 4 Mei 2012.

Oleh karena itu, Didi menduga kuat aroma korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam kasus yang menjerat Angie, sapaan Angelina, terjadi karena oknum lintas partai politik di legislatif. "Kami minta KPK tidak boleh pandang bulu. Sudah saatnya KPK seret semua oknum partai yang terlibat. KPK harus bersihkan Banggar dari partai mana pun yang nakal," kata dia.

Selain itu, Demokrat berharap partai lain tidak resisten dan melindungi kadernya yang nakal. "Baik Golkar, PKS, PDI Perjuangan dan lainnya, mari kita bersama perangi mafia anggaran," imbuhnya.

Awalnya, Angie dijerat dalam kasus Wisma Atlet. Dalam pengembangan, KPK menemukan Angie pun diduga terlibat dalam pembahasan anggaran di Kemendiknas. KPK sudah menahan Angie, Jumat pekan lalu di Rutan KPK.

TERKAIT
    TERPOPULER