« Kembali
Aktor Senior Puji Kesuksesan The Raid
"The Raid memberi suasana baru di film Indonesia".
Lutfi Dwi Puji Astuti, Heryu Nandiasa
Senin, 23 April 2012, 17:58 WIB
The Raid  
The Raid  

VIVAnews-  Gaung kesuksesan film 'The Raid' masih sangat terasa hingga saat ini. Berhasil meraih sukses di kancah internasional, film yang dibintangi oleh aktor Iko Uwais juga mendapat pujian dari para aktor senior Tanah Air.

Salah satu pujian datang dari Pemeran Utama Pria Terbaik, Festival Film Indonesia, Mathias Muchus.  Pemain film 'Pengejar Angin' itu merasa bangga karena film laga garapan sutradara Gareth Evans itu tak hanya sukses di luar negeri, namun juga mendapat tanggapan dari selebriti sekelas Paris Hilton.

"Ya layak dapat standing applause untuk para aktornya atau pun filmnya yang berbicara di dunia. Kita boleh berbangga, karena action kita cukup sedikit. 'The Raid' memberi suasana baru di film Indonesia," ujarnya ketika ditemui di Gandaria City, Jakarta, Senin, 23 April 2012.

Mathias menilai, banyak orang luar negeri melihat sesuatu yang berbeda dari film 'The Raid' ini. Jika dibandingkan dengan film action Hong Kong, film laga The Raid lebih menarik di mata dunia karena memamerkan gerakan pencak silat yang merupakan bagian dari budaya Indonesia.

"Saya tadinya mau terlibat di film itu tapi nggak jadi. Tapi saya rasa, Ray Sahetaphy juga bermain bagus di film itu, cukup prima karakternya, saya sangat merasa kalau dia bagus jadi penjahat," ujarnya.

Meski gaungnya film-film laga Indonesia seperti baru terdengar sekarang, namun menurut suami dari Mira Lesmana ini, film-film Indonesia itu sebenarnya sudah banyak sukses di banyak festival film di luar negeri.

"Bukan 'The Raid' saja sebetulnya, jauh-jauh hari film kita juga banyak berbicara kok di dunia luar. Banyak sineas-sineas kita yang membuat mata internasional tertarik," ujarnya.

Mathias pun tidak bisa menyalahkan film-film Indonesia yang saat ini lebih banyak mengumbar horor seks.

"Orang tahu kalau film sangat beragam, kalau film seks marak karena tidak ada penyeimbang. Kalau film itu dibuat memang karena ada penontonnya juga, jadi nggak bisa disalahkan juga. Masalah selera tentu media juga turut membantu bagaimana menyeragamkan". (eh)

• VIVAlife   |   Share :  
  • cahyojo
    27/04/2012
       Laporkan
    Filmnya biasa aja,cerita sederhana,mlh bagusan merantau,byk ngumbar kekerasan,musuhnya dibikin ngga mati2,mn pencak silat khas indonesianya?silent operasi yg ga sesuai SOP,ni pasukan elit/apa?tpi msh mending sih drpd nonton film horor Indonesia... | via VIVAnews
  • ihone08
    23/04/2012
       Laporkan
    10x ?? -__-'' | via VIVAnews
  • bujang98
    23/04/2012
       Laporkan
    silatnya indah banget dan mematikan.....gua aja ampe 10 x nontonnya... bagus banget....jadi pengen nonton film2 selanjutnya..... tolong di perbanyak film berkualitas kaya beginian bos....biar budaya indonesia keindahannya bisa di ketahui dunia.....jempol | via VIVAnews
berita terkait
  • Ini Dia Aktor Laga Favorit Iko Uwais

  • Main "The Raid", Pierre Gruno Sempat Merugi

  • The Raid Tak Ambisius Kalahkan Laskar Pelangi


Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com