« Kembali
Bebas Jerawat dengan Masker Bawang Putih
Jerawat kerap menjadi biang keladi krisis percaya diri.
Anda Nurlaila, Lutfi Dwi Puji Astuti
Jum'at, 20 Mei 2011, 10:20 WIB
Bawang putih (dok. Corbis)
Bawang putih (dok. Corbis)

VIVAnews - Jerawat dan luka bekas jerawat acapkali membuat krisis percaya diri. Lazimnya jerawat terjadi saat masa puber, namun banyak juga orang dewasa yang mengalaminya.

Masalah jerawat biasanya mulai dialami saat usia 10-13 tahun. Meski demikian, banyak pengobatannya baru dilakukan saat mencapai usia dewasa, saat mencapai usia 20 ke atas.

"Pada remaja, ada dua hal yang memicu masalah jerawat. Pertama adalah perubahan hormonal dalam tubuh mereka. Pada anak laki-laki, itu karena peningkatan sekresi testosteron dan pada anak perempuan, bisa disebabkan oleh tingginya testosteron dan estrogen," kata dokter
kulit kosmetik, V. Chytra Anand,dari Kosmoderma Klinik, Bangalore, dalam sebuah wawancara seperti dikutip dari laman Times of India.

"Karena hormon ini, sekresi minyak di tubuh meningkat dan kulit menjadi berminyak dan lebih rentan terhadap jerawat . Pemicu lainnya adalah infeksi bakteri," tambahnya.

Anand mengatakan sekitar 90 persen remaja menderita jerawat dalam berbagai tingkat keparahan. Jerawat, memiliki efek psikologis pada anak-anak yang ingin memiliki kulit yang bersih dan cerah. Perawatan medis dan perawatan alami untuk jerawat pun menjadi pilihan untuk menyembuhkan dan menangani masalah penyebab turunnya kepercayaan diri seseorang.

"Krim obat dan pencuci muka atau pengobatan topikal untuk jerawat remaja termasuk benzoil peroksida, sulfur, resorsinol, atau asam salisilat . US Food and Drug Administration (FDA) menemukan obat-obatan ini efektif  mengobati jerawat," ujar Meenakshi Agarwal, seorang ahli bedah kosmetik berbasis di Mumbai.

Jika kondisi memburuk, dokter meresepkan antibiotik oral untuk masalah infeksi bakteri, pil hormonal dan terapi cahaya dengan laser.Namun, biaya laser cukup mahal sekitar Rp900ribu-1,8 juta. Teknik mikrodermabrasi juga dapat digunakan meringankan jaringan parut pasca jerawat dan biayanya dengan biaya Rp400-700ribu.

"Bekas jerawat dapat dihapus dengan bersih menggunakan asam salisilat atau glikolat di klinik pengelupasan kulit. Ffektif juga untuk membersihkan komedo. Selain itu, kulit menjadi asam dan bakteri tidak tumbuh dalam lingkungan asam , "kata Anand.

Tapi dia memperingatkan agar berhati-hati saat melakukan perawatan kulit di salon kecantikan. Sebab, penting melakukan prosedur kecantikan kulit di bawah pengawasan dokter spesialis.

Beberapa solusi alami penghilang jerawat tanpa efek samping mungkin bisa jadi alternatif. Masker bawang putih, lemon, dan lumpur tanah liat bisa membantu meredakan jerawat serta luka parut bekas jerawat tanpa efek samping.

"Untuk menghindari jerawat, bersihkan kulit Anda dua kali sehari . Pastikan bahwa Anda menggunakan sabun pencuci muka ringan yang sesuai dengan jenis kulit. Mencuci wajah terlalu sering, terutama dengan produk kosmetik yang keras, dapat memperburuk jerawat."

Ia menyarankan untuk menghindari makanan olahan seperti roti putih dan mie karena sering menjadi pemicu timbulnya jerawat.
Masker lumpur tanah liat  juga bisa bermanfaat memerangi jerawat. Gunakan setidaknya setidaknya sekali atau dua kali seminggu. Ramuan ini akan membantu mengekstrak kelebihan sebum dan telah menjadi satu metode alami terbaik untuk mengobati
jerawat.

"Masker bawang putih hanya bisa diberikan selama satu jam sekali seminggu. Meskipun masker bawang putih akan membunuh bakteri penyebab jerawat, jangan menyimpannya terlalu lama karena dapat memperburuk kulit sensitif,." dia ditambahkan.

Masker campuran krim susu dan jus lemon juga bisa digunakan. Asam laktat dan asam sitrat dalam dua bahan alami ini membantu meringankan bekas luka.

• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com