« Kembali
Olahraga Terbaik Bagi Ibu Hamil
Apapun olahraga yang dipilih, tetap menjaga detak jantung di bawah 140 denyut per menit.
Siswanto
Kamis, 10 Februari 2011, 15:13 WIB
Berenang Semasa Hamil (doc. Corbis)
Berenang Semasa Hamil (doc. Corbis)

VIVAnews – Olahraga ringan selama masa kehamilan tidak hanya bermanfaat untuk memberikan energi ekstra untuk tubuh. Tapi, juga akan membuat mood lebih baik dan menjaga otot tetap kencang.  Selain itu, juga meningkatkan kualitas tidur dan tentunya akan memudahkan persalinan, bahkan sampai pemulihan paskakehamilan.

Hal ini didasarkan pada studi American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG). Namun, tentu saja porsi latihan Anda tidak perlu berat. Cukup yang ringan, aman, efektif, dan tingkat kesulitannya sedikit, dikutip dari laman Modernmom.

Latihan terbaik
Berjalan kaki merupakan latihan yang sangat bermanfaat, di samping untuk meredakan stres, olahraga ini juga baik untuk tulang dan sendi Anda.

Latihan renang juga bagus. Justru olahraga ini dianjurkan para dokter kandungan bagi ibu hamil, bahkan pada kehamilan bermasalah atau kontra indikasi absolute. Biasanya ibu hamil memiliki masalah dengan berat badan dan lututnya, sebab dia menopang  berat tubuh janin dan dirinya.

Nah, renang adalah kegiatan non-weight bearing, yakni aktivitas yang gaya gravitasi buminya rendah. Di dalam kolam tubuh terasa lebih ringan dan ibu hamil tidak merasa ada beban karena ditopang air sehingga memiliki daya angkat.

Latihan mengayuh sepeda juga sangat baik, asalkan dengan tingkat kesulitan dan kecepatan yang tepat dan nyaman.

Pertimbangkan
Pertimbangkan untuk berlatih yoga, menari atau aerobik yang nyaman. Pilihlah kelas latihan yang dirancang untuk ibu hamil.

Apapun olahraga yang Anda pilih, ingatlah untuk tetap menjaga detak jantung di bawah 140 denyut per menit. Hal ini sesuai saran American Pregnancy Association. Selama menjalani latihan, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi banyak air dan menghindari panas berlebihan.

Yang perlu diperhatikan
Hindari latihan yang terlalu berbahaya bagi ibu berbadan dua, seperti scuba diving, ski, berkuda, dan semua olahraga yang sifatnya beradu fisik. Aktivitas menantang lainnya, misalnya berlari, badminton, dan angkat beban, juga tidak disarankan untuk ibu hamil. Olahraga ini akan lebih cocok bila ini dilakukan sebelum Anda hamil.

Setelah trimester pertama Anda, sebaiknya hindari latihan yang melibatkan aktivitas berbaring telentang di lantai. Ini akan mengurangi aliran darah ke tubuh dan bayi Anda. Dan ketika Anda berdiri lagi, Anda mungkin akan pusing.

Berapa lama latihan?
American College of Obstetricians Gynecologists menyarankan latihan bagi ibu berbadan dua cukup dilakukan selama 30 menit saja beberapa kali dalam seminggu.

Namun bila Anda masih ragu latihan apa yang tepat untuk Anda, lebih baik berkonsultasilah ke dokter kandungan mengenai jenis olahraga yang paling tepat selama kehamilan. (pet)

• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com