« Kembali
Hotel Gratis Asalkan Bikin Video Seks
Pasangan harus merelakan video bercinta mereka disiarkan secara langsung di internet.
Petti Lubis, Anda Nurlaila
Rabu, 22 Desember 2010, 05:18 WIB
Situs porno (doc Corbis)
Situs porno (doc Corbis)

VIVAnews - Ada-ada saja ide bisnis maestro pornografi asal Swedia, Milton Jr. Dia berniat membuka hotel khusus tanpa dipungut biaya untuk pasangan yang ingin menginap di hotelnya. Syaratnya hanya satu, pasangan harus merelakan video bercinta mereka disiarkan secara langsung dalam jaringan internet.

Untuk memuluskan idenya, Milton Jr berencana membangun 100 hotel seks di seluruh dunia. Milton percaya, hubungan seks yang dilakukan orang biasa bisa menjadi tambang emas. Sang ayah, Milton Sr juga menggemparkan dunia ketika mulai menciptakan piringan video porno pertama pada 1960-an.

Bila 'pemain' bisa gratis menginap di hotelnya, penonton film porno yang ia siarkan harus membayar tontonan kamar tersebut."Angka-angka (keuntungan dari bisnis ini) sangat mencengangkan," katanya bersikeras. 

Dalam hitungannya, sebuah hotel mampu menghasilkan $43,8 juta atau Rp396 miliar per tahun dari biaya langganan para penonton video seronok di seluruh dunia. Dia percaya hotel seksnya bakal meraih sukses. "Hal terpenting adalah melakukannya secara total, tidak setengah-setengah." katanya seperti dimuat dalam Daily Mail.

Milton mengatakan telah melakukan 'penelitian lapangan' di lebih dari selusin klub yang mewajibkan pengunjungnya tanpa busana atau 'swinger club' di seputar kota Barcelona Spanyol.

Ia percaya keberhasilan hotelnya berasal dari kesempatan untuk menyaksikan hubungan seks orang biasa jauh lebih menantang daripada menyaksikan adegan dalam film porno komersil. Namun ia menegaskan, hotelnya bukan superekslusif bagi para swinger. "Hotel ini nantinya juga bagi orang non-swinger dan mereka tak perlu tanpa busana terus menerus."

Pada 1990-an, Milton membangun reputasi sebagai pengusaha film porno saat mengambil alih kemudi Private Media Group. Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu perusahaan pembuat film porno di keping DVD.

Namun, meluasnya penyebaran video seks gratis di internet membuat pendapatan perusahaan dari film porno menurun tajam. Di pengadilan, mantan rekan kerjanya menuduh Milton menggunakan uang perusahaan untuk membiayai gaya hidup mewahnya.

Baca juga: Pria Ini Terpilih Gay Terbaik Dunia 2010

- Gara-gara Twitter, Pasangan Ini Batal Nikah

• VIVAlife   |   Share :  
  • any
    04/03/2011
       Laporkan
    Ampun deh .Banyak orang yang marah, byk org yg sok alim jg, byk jg org yg suka.padahal semua sama.bisanya cuma dimulut doang.padahal hati sndiri ga tau.ujung2nya jadi muna!! ntar malah diam2 ntn ,coba cari solusi spya tuh film ga beredar! | via VIVAnews
  • annisa
    28/01/2011
       Laporkan
    gmn tuhan nggak marah sama kita, kita sslu diberi musibah,, mrk orang2 kafir yg nggak punya moral, merusak generasi muda, eh, malah bikin2 kyk gto,, belum tw kena laknat tuhan,, semoga, amien !! biar cpt tobat,, asstagfirullah .. | via VIVAnews
  • nanik
    14/01/2011
       Laporkan
    zamanya sudah rusak...semoga kau lindungi kami.Amin | via VIVAnews
  • alehandro
    14/01/2011
       Laporkan
    luaaarrrr biassaaaaaaaaaa otak orang2 kafir untuk mengajak orang ke NERAKA......tuh orang pa binatang ya.... | via VIVAnews
  • ima
    14/01/2011
       Laporkan
    iihhh gak bgt dech tu.....mzak ky gtu kok diprtontonkan....astagfirullah.!!!!!!!!! | via VIVAnews
  • dian
    14/01/2011
       Laporkan
    Ya Allah...ampunilah kami...berilah taufik dan hidayahmu kepada kami semua. Amin.. | via VIVAnews
  • sahabatkalbu
    13/01/2011
       Laporkan
    dasar wong edan.....gendheng | via VIVAnews
  • imancpm@yahoo.com
    13/01/2011
       Laporkan
    dasar wong edan.....gendheng | via VIVAnews
  • BeKi BoLang
    13/01/2011
       Laporkan
    waaaaah,.bisa tiap hari deh gw nginep gonta-ganti pasangan | via VIVAnews
  • oni
    12/01/2011
       Laporkan
    saya mau donk, kapan di bangun di jakarta tuh hotel gratis, sy tunggu ya.... | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com