« Kembali
Bagaimana Cara Membuat Film Adaptasi?
Ikuti serunya proses membuat film indie bersama sejumlah sineas kondang Tanah Air.
Freddy Wally
Selasa, 30 November 2010, 19:36 WIB
LA Lights Indie Movie 2010  
LA Lights Indie Movie 2010  

VIVAnews - Dalam beberapa tahun terakhir, film adaptasi telah menjadi tren tersendiri di kalangan sineas Tanah Air. Tidak jarang film yang diadaptasi dari sebuah karya sastra maupun berdasarkan kisah nyata mendapatkan ragam penghargaan di berbagai ajang festival film kelas dunia.

Salah satu yang menjadi wadah bagi para sineas muda minim pengalaman adalah ikut kompetisi pembuatan film pendek. Misalnya, kompetisi yang dimotori oleh LA Lights dan SET Film milik sutradara kondang Garin Nugroho, lewat pagelaran bergengsi bernama "LA Lights Indie Movie".

"Tahun ini merupakan perhelatan keempat dengan mengangkat tema dan gaya yang lebih segar bagi dunia perfilman nasional," ungkap Festival Manager LA Lights Indie Movie 2010, Aletheia Fira.

Fira menjelaskan bahwa kompetisi film indie tersebut sudah diadakan di 4 kota di Pulau Jawa, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya dan Jogjakarta.

"Konsep segar dalam dunia film independen kami angkat dengan tema besar 'adapatasi'. Yang dimaksud adaptasi adalah mengubah sebuah karya sastra (dalam hal ini berupa cerita pendek) menjadi sentral utama kompetisi LA Lights Indie Movie tahun ini, " kata Fira menambahkan.

"Sementara itu tema pop kultur berfungsi sebagai elemen penyegar," ungkapnya. Cara unik itu diharapkan mampu menggugah imajinasi serta kreativitas dan semangat kaum muda dalam mengapresiasi karya bermutu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, LA Lights Indie Fest 2010 dimulai dengan workshop film dan seleksi ide cerita dari peserta kontes.

Sejumlah sineas seperti KIM Sung-Ho, filmmaker dari Korea Selatan, Garin Nugroho, Lintang Pramudya Wardani, Riri Riza, Hanung Bramantyo dan Salman Aristo adalah nama-nama tenar yang berbagi ilmu film pada para peserta. "Ada juga seminar animasi dalam proses workshop," jelas Fira.

Para sineas itu, menurut Fira, juga memilih 10 peserta dari empat kota untuk membuat film indie. Proses pembuatannya tidak akan sembarangan tanpa memperhatikan pakem-pakem yang sudah ada, mereka dalam membuat film akan didampingi oleh para pekerja film yang sudah berpengalaman dalam membuat film.

"Artinya para peserta berada di tangan profesional yang mumpuni di bidangnya," tambah Fira lagi. (WEBTORIAL)

• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com