« Kembali
Bocah Ini Bisa Meninggal Jika Tertawa
Kesal, nyeri, kelelahan atau kegembiraan bisa memicu serangan jantung dan menewaskan Holly
Petti Lubis, Mutia Nugraheni
Senin, 1 November 2010, 06:11 WIB
Holly Cleveland & Sang Ibu (www.thesun.co.uk)
Holly Cleveland & Sang Ibu (www.thesun.co.uk)

VIVAnews - Setiap ibu pasti menginginkan anaknya bisa selalu menunjukkan emosi baik tertawa ataupun menangis. Tetapi, tidak bagi Tina Cleveland. Ibu berusia 42 itu harus menjaga anak balitanya, Holly, agar tidak terlalu emosi dan di luar kontrol karena bisa membuat jantungnya berhenti.
 
Holly, yang berusia dua tahun mengalami kondisi yang disebut "Reflex Anoxic Seizures" (RAS). Hal ini disebabkan oleh kondisi kurangnya darah dari jantung ke otak. Kesal, nyeri, kelelahan atau kegembiraan dapat memicu serangan jantung dan menewaskan Holly, ia akan berhenti bernapas selama 20 detik. Sebelum terdiagnosis terkena RAS, Tina memberitahu Holly agar tidak nakal dan menahan napasnya saat sedang tantrum (mengamuk).
 
"Seringkali orang berpikir dia menahan napas karena marah, tetapi itu terjadi karena kondisi jantungnya," kata Tina, seperti dikutip dari The Sun.
 
Belum adanya perawatan khusus dan obat untuk Holly. Tina dan suaminya Ray hanya bisa mencegah agar Holly tidak terlalu lelah secara fisik maupun emosi. Karena, jika Holly terlalu sedih atau terlalu senang jantungnya bisa berhenti tiba-tiba.
 
"Saat dokter mengatakan aku harus membuat Holly tidak terlalu senang dan sedih, aku merasa terkejut. Karena hanya itulah yang dilakukan balita," kata Tina menambahkan.
 
Pada Oktober tahun lalu, ketika usia Holly 20 bulan, Tina dan Ray meminta adiknya, Nicola, untuk menjaga Holly dan anak laki-laki mereka Ryan. Tapi, ketika Tina dan Ray kembali ke rumah mereka ada pesan dari anak tiri Nicola, Alex yang mengatakan sesuatu yang buruk telah terjadi.
 
Ray menjelaskan,  Holly pingsan dan berhenti bernapas. Ketika di rumah sakit, suster menjelaskan, Holly sempat tidak bernapas selama beberapa waktu. Gadis kecil ini langsung dimonitor untuk mengetahui kondisinya lebih detail.
 
"Holly dikeliling mesin bantu napas. Sangat menyedihkan, aku takut terjadi sesuatu pada putri kecilku," kata Tina.
 
Dokter mengatakan pernah ada kondisi seperti yang dialami Holly. Hari berikutnya Holly didiagnosis dengan RAS dan Tina terkejut karena dokter mengatakan bahwa dia tidak menahan napas karena marah dan menderita kejang karena kekurangan suplai darah ke otak. Gejala kejang dan henti napas yang terjadi pada Holly rata-rata satu hingga tiga kali dalam seminggu.

Baca juga:

- Muhammad, Nama Bayi Terpopuler di Inggris

- 5 Seleb Ini Makin Kaya Setelah Meninggal

• VIVAlife   |   Share :  
  • lia bunemi putri
    03/12/2010
       Laporkan
    kerja keras yg ngk gampang...sabar ya..untuk org tuanya.. cuma bisa bantu doa...semoga holly bisa di berikan keadaan yg terbaik untuk nya...amin! | via VIVAnews
  • sofie
    03/12/2010
       Laporkan
    penyakit seperti itu memang langka di dunia ini, tetapi dibalikm itu semua tuhan memiliki rencana lain..... sabar ja buat orang tuanya......... | via VIVAnews
  • cha
    08/11/2010
       Laporkan
    harus Kerja extra untuk buah hati... tabah, bwt or2nya.. | via VIVAnews
  • mezzo
    07/11/2010
       Laporkan
    Tuhan punya rencana di balik semua itu... semoga orang tuanya di beri kekuatan... Gbu | via VIVAnews
  • Billy
    07/11/2010
       Laporkan
    turut prihatin, Semoga Tuhan selalu menjaga kamu nak | via VIVAnews
  • christian shonda
    03/11/2010
       Laporkan
    ternyata bkn hanya balita di indonesia sj yg bs terkena penyakit2 kronis (bilqis), | via VIVAnews
  • Bravo
    02/11/2010
       Laporkan
    kjdn trsbt adlh suatu gmbrn khidpan yg harus kita pahami agar kita yg nantinya menjadi orang tua agar lebih memperhatikan kebutuhan si kecil nantinya agar mereka bisa tumbuh dewasa menjadi anak2 yg bermanfaat serta berguna bagi lingkungan sekitarnya. | via VIVAnews
  • Tommy
    02/11/2010
       Laporkan
    coba terapi air hujan,sudah terbukti mengobati sakit jantung dan penyumbatan pembuluh darah...sekedar saran | via VIVAnews
  • SEFTeR
    02/11/2010
       Laporkan
    wahh... coba di terapi EFT tuhh.. ato klo di indonesia namanya SEFT dengan ijin tuhan pasti sembuh, www.maestroseft.com | via VIVAnews
  • aryadjv
    02/11/2010
       Laporkan
    serem jg tuhh | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com