« Kembali
5 Efek Samping Pil KB
Berikut efek samping yang mungkin terjadi saat mengonsumsi pil KB, dan cara mengatasinya.
Petti Lubis, Mutia Nugraheni
Kamis, 11 Maret 2010, 13:45 WIB
Pil KB (dok. Corbis)
Pil KB (dok. Corbis)

VIVAnews - Alat pengontrol kehamilan yang berbasis hormon dapat menimbulkan efek samping yang sedikit mengganggu. Namun, menurut pakar kesehatan, ada beberapa efek samping yang akan hilang dengan sendirinya.

Agar tetap nyaman menggunakannya, berikut beberapa efek samping yang mungkin terjadi saat mengonsumsi pil KB, dan cara mengatasinya.

- Sakit kepala
Efek sakit kepala, memang sering timbul, cobalah untuk bersabar. "Efek samping sakit kepala karena penggunaaan pil pengontrol kehamilan akan hilang dengan sendirinya dalam beberapa waktu," kata Hilda Hutcherson, MD, ginekolog dari Columbia University, seperti VIVAnews kutip dari Health.com. Tetapi, jika sakit kepala tak kunjung hilang sebaiknya ganti merek lain.

- Mual
Mual setelah mengonsumsi pil akan hilang dengan sendirinya selama beberapa bulan. Mual merupakan tahap penyesuaian. Jika tak kunjung hilang dalam beberapa bulan dan Anda menggunakan kontrasepsi oral, cobalah mengonsumsinya bersamaan dengan makanan.

- Pendarahan

Pendarahan adalah efek samping yang paling membuat panik, penyebabnya sulit diprediksi. Cobalah untuk mengonsumsi pil pada waktu yang sama setiap harinya. Jika menggunakan suntikan, karena lapisan rahim sangat tipis lapisan rahim kadang-kadang membuat luka. Lebih baik segera periksakan ke dokter, karena bisa jadi Anda membutuhkan obat anti inflamasi seperti ibuprofen, atau perlu tambahan estrogen.

- Gairah menurun
Jika gairah seksual menurun setelah menggunakan pil pengontrol kehamilan, cobalah formulasi lain. "Pada beberapa wanita, jika mengganti pil yang lebih androgenis, gairah akan kembali," kata Hutcherson.

- Mood tidak stabil
Pastikan dulu mood yang tidak stabil disebabkan oleh pil pengontrol kehamilan. Jika memang benar, Anda mungkin membutuhkan metode non hormonal. Metode hormon memang bisa menimbulkan masalah psikologis. Konsultasilah dengan dokter Anda untuk mencari kontrasepsi yang tepat. (lia)

• VIVAlife   |   Share :  
  • zian
    11/08/2011
       Laporkan
    Mau tanya ,apakah pil kontrasepsi menyebabkan keguguran? | via VIVAnews

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com