« Kembali
Waspadai Gejala Sering Buang Air Kecil
Gejalanya bisa menimbulkan permasalahan baru.
Finalia Kodrati, Lutfi Dwi Puji Astuti
Jum'at, 5 Februari 2010, 09:36 WIB
Wanita diperiksa dokter (corbis.com)
Wanita diperiksa dokter (corbis.com)

VIVAnews - Gejala ini menghinggapi setidaknya 53 persen perempuan di Asia. Dalam istilah kedokteran sering buat air kecil dikenal dengan istilah Overactive Bladder atau OAB. Hingga saat ini tidak diketahui jelas penyebab penyakitnya.

Namun, para ahli menemukan adanya kontraksi yang berlebihan pada otot kandung kemih yang menyebabkan buang air kecil lebih sering dari biasanya. Gejalanya dapat menimbulkan permasalahn baru seperti gangguan aktivitas fisik dan pekerjaan, interaksi sosial, psikologis dan depresi. Ada juga gangguan pada pola tidur hingga masalah seksual. Yang pada ujungnya akan mengurangi kualitas hidup wanita.

Gejala-gejala yang harus diperhatikan ketika mendiagnosis OAB yakni ada tiga.

1. Urgensi yakni keinginan tiba-tiba yang kuat untuk berkemih dan sulit ditahan. Dan kadang gejalanya seperti suka ngompol tiba-tiba.

2. Frekuensi yakni mengeluh berkemih selalu sering dalam satu hari atau lebih dari delapan kali sehari.

3. Nokturia yakni keluhan berkemih pada malam hari.

Cara pencegahannya:

- Melatih otot kandung kemih dengan menahan buang air kecil selama 30 menit.

- Melakukan senam kegel untuk mengencangkan otot-otot disekitar vagina

- Perhatikan asupan makanan dan minuman terutama yang bersifat diuretik dan hindari makan dan minum dua jam sebelum tidur

• VIVAlife   |   Share :  

Loading..
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com